Latar Belakang

Minat masyarakat muslim di Indonesia untuk mengembangkan usaha melalui Koperasi Syariah semakin banyak, salah satunya komunitas Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya yang berdomisili di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Melalui Yayasan Serba Bakti (YSB) Pondok Pesantren Suryalaya Koordinator Wilayah DKI Jakarta atau disebut TQN Jakarta, para aktivisnya membentuk Koperasi Syariah Nasuha atau disingkat Koperasi Nasuha. Nasuha sendiri akronim dari Wahana Sufi Pengusaha, yang lebih dulu dibentuk sebagai sebuah Gerakan Sinerji Komunitas (GS Kom) para pengusaha aktifis TQN Jakarta.

Pendirian Koperasi Nasuha diawali dengan Rapat Pendirian Koperasi Nasuha pada tanggal 9 Oktober 2016, di Aula Masjid Almubarok Jl. Waru No. 15A RT.007/007 Kelurahan Rawamangun Kecamatan Pulagadung Jakarta Timur. Hadir dalam rapat tersebut 42 orang calon pendiri Koperasi Nasuha. Salah satunya tokoh TQN Suryalaya di Jakarta, KH. Wahfiudin Sakam yang selalu memotivasi para calon pendiri untuk merealisasikan rencana mulia ini.

Setelah itu, para peserta rapat kemudian melakukan sosialiasi ke internal komunitas TQN Suryalaya di DKI Jakarta untuk menambah jumlah anggota dan tentunya menambah modal. Dalam masa-masa itu, beberapa kandidat pengurus diamanahi tugas oleh peserta rapat untuk mengurus legalitas Koperasi Nasuha dengan terlebih dahulu mendaftarkannya ke pihak notaris untuk penerbitan Akta Pendirian Koperasi.

Sambil proses legalitas dilakukan, para kandidat pengurus secara intensif melakukan rapat-rapat internal untuk proses operasionalisasi Koperasi Nasuha. Akhirnya pada hari selasa 21 Februari 2017 Koperasi Nasuha resmi beroperasi dengan alamat operasional di Jl. Balai Pustaka Baru I Kelurahan Rawamangun Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur.

Visi dan Misi Koperasi Nasuha

Visi Koperasi Nasuha adalah Menjadi mitra kerja yang amanah, profesional, dan kuat dalam peningkatan kesejahteraan anggota.

Misi dari Koperasi Nasuha adalah 

  • Memberikan pelayanan prima kepada anggota dengan berlandaskan kejujuran dan tata kelola koperasi syariah yang ideal.
  • Memaksimalkan simpanan dan pembiayaan bagi anggota.
  • Memberikan keuntungan yang optimal dan berkah untuk semua anggota.

Struktur Organisasi Koperasi Nasuha

Setiap kegiatan manusia mempunyai tujuan yang diharapkan dapat dicapai dengan baik.  Maka diperlukan organisasi yang dapat menjamin keberhasilan dalam mencapai suatu tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Struktur organisasi perusahaan merupakan salah satu bagian penting dan memiliki peranan yang sangat penting, karena struktur merupakan alat untuk menghidupkan dan menggerakkan organisasi dalam mencapai tujuannya. Maka untuk menunjang kelancaran kegiatan operasional organisasi perusahaan perlu dibuat struktur organisasi yang efektif.

Adapun struktur organisasi Koperasi Nasuha terdiri dari:

Dewan Pengawas
Dewan pengawas pada organisasi koperasi adalah salah satu perangkat organisasi koperasi, karenanya merupakan suatu lembaga/badan struktural organisasi koperasi.

Pengawas mengembangkan amanat untuk melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi, sebagaimana telah diterapkan dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga koperasi, keputusan pengurus dan peraturan lainnya yang diterapkan dan berlaku dalam koperasi.

Fungsi utama pengawas adalah mengamankan keputusan rapat anggota, ketentuan anggaran dasar/anggaran rumah tangga koperasi, keputusan pengurus rapat anggota, ketentuan anggaran dasar/anggaran rumah tangga koperasi, keputusan pengurus dan peraturan lainnya yang berlaku dalam koperasi yang bersangkutan. Di samping itu, juga melindungi kepentingan anggota dan koperasi dari kesewenangan dan penyimpangan yang dilakukan oleh pengurus dan atau pengelola.

Kedudukan pengawas sebagai lembaga kontrol dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab khusus menunjukkan identitas tersendiri karena itu, istilah dan pengertian pengawas dalam organisasi koperasi adalah baku dan normatif, yang dapat disejajarkan dengan dewan komisaris pada perseroan terbatas.

Disamping itu mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab, pengawas juga mempunyai kewajiban hukum dan karenanya dapat terkena sanksi hukum sebagaimana dapat diatur dalam peraturan perundang–undangan.

Dewan Pengurus
Pengurus koperasi adalah suatu perangkat organisasi koperasi yang merupakan suatu lembaga/badan struktural organisasi koperasi.

Kedudukan pengurus sebagai pemegang kuasa rapat anggota memiliki tugas dan wewenang yang ditetapkan oleh undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta peraturan lainnya yang berlaku dan diputuskan oleh rapat anggota.

Dalam pasal 29 ayat 2 undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian disebutkan bahwa pengurus merupakan pemegang kuasa rapat anggota, sedang dalam pasal 30 diantaranya juga disebutkan bahwa :

  1. pengurus bertugas mengelola koperasi dan usahanya;
  2. pengurus berwenang mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan.

Pengelola
Pengelola koperasi bertugas melakukan pengelolaan usaha sesuai dengan kuasa dan wewenang yang diberikan oleh pengurus. Koperasi Nasuha saat awal beroperasi dikelola oleh dua staf, satu staf administrasi dan keuangan serta satu staf marketing.

Keputusan-keputusan teknis operasi ditetapkan melalui rapat-rapat dewan pengurus yang dilakukan secara intensif. Salah satunya adalah menetapkan beberapa pengurus sebagai :

  1. Kepala Operasional (semacam Manajer). Tugasnya melakukan kebijakan teknis secara umum untuk pengembangan usaha Koperasi Nasuha dan terus menerus melakukan konsultasi dengan Dewan Pengurus serta Dewan Pengawas.
  2. Kepala Unit Bisnis dan Pengembangan. Tugasnya melakukan kebijakan Bisnis dan Pengembangan usaha Koperasi Nasuha dalam rangka merencanakan, merealisasikan dan mengeksekusi kebijakan-kebijakan sesuai keputusan rapat Dewan Pengurus.
  3. Kepala Unit Pembiayaan. Tugasnya melakukan sosialisasi program-program pembiayaan dan analisa terhadap usulan-usulan pembiayaan yang masuk ke Koperasi Nasuha serta realisasi akad-akad pembiayaan seluruh anggota.

* Tulisan ini di Kutip dari H. Handri Ramadian, Kepala Unit Pembiayaan Koperasi Syariah NASUHA.

 

1
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Dengan Halo Nasuha, Bisa Di Bantu?
Powered by